Minggu, 20 Mei 2018

Bersikap Kampungan, Kontestan Liga 1 Dihukum Degradasi ke Liga 2, PSSI Berani Lakukan Itu?



Masalah mental bisa dikatakan salah satu hal yang paling banyak dialami di dunia sepak bola di tanah air. Seringkali, pertandingan yang seharusnya berakhir dengan lapang dada berjung pada aksi kericuhan. Entah itu dilakukan oleh suporter, pelatih, bahkan pemain yang seharusnya memberikan contoh baik ke semua pihak.


Terbaru, hal seperti itu terjadi di laga pekan kesembilan Go-Jek Liga 1 antara tuan rumah PSM Makassar kontra Borneo FC di Stadion Andi Matalatta, Sabtu (20/05/2018) malam. Dalam laga tersebut, Borneo harus menerima kekalahan menyakitkan usai PSM sukses mencetak gol sematawayang lewat tendangan bebeas yang dieksekusi oleh Guy Junior pada menit ke 90+4.

 Selepas pertandingan, para punggawa Borneo justru seakan bersikap kampungan dengan mengejar wasit Handri Kristanto yang memimpin jalannya laga lantaran tidak terima dengan beberapa keputusan yang terjadi di laga tersebut.

Dilansir dari indosport.com(20/05/2018), Bahkan sang pengadil lapangan harus dikawal oleh pihak kepolisian demi keselamatannya terjaga. Selain itu para pemain Borneo FC juga dihadang pihak keamaan agar hal-hal anarkis tidak terjadi.

Tidak hanya pemain, beberapa jajaran kepelatihan tim Pesut Etam juga tampak menyerbu wasit Hendri Kristanto. Dan berikut, adalah screenshoot dari beberapa kejadian yang terjadi selepas pertandingan tersebut.





Apa yang dilakukan Borneo FC ini jelas tak patut ditiru oleh klub mana pun. Sebagai klub professional, harus mereka mampu menerima apapun hasil pertandingan yang ada. Mereka bisa mencontoh Persebaya Surabaya yang tetap legowo meskipun mereka disebut banyak orang gagal menang kontra Borneo FC beberapa waktu lalu, lantaran gol yang dicetak Lerby Eliandry harusnya tidak sah, sebab bomber Timnas Indonesia itu tampak berada dalam posisi offside.

Bila nantinya masih ada klub Liga 1 yang bersikap kampungan bahkan berbuat suatu hal yang menimbulkan korban atau kerusakan yang cukup parah. Kontestan Liga 1 itu sepertinya wajib dihukum saja degradasi ke Liga 2, sebagai bentuk efek ketegasan sekaligus bentuk peringkatan kepada setiap tim agar mereka harus menyiapkan mental untuk menerima apapun hasil pertandingan karena jika tidak, mereka rasa-rasanya tak pantas berada di level sepak bola tertinggi di Indonesia.




Sumber : Bola Liar Uc News

Tidak ada komentar:

Posting Komentar